[Series] Buku Harian Cassie – The Boss

tumblr_mbbtu32wmd1rfzzqfo1_500

Hai, namaku Cassie.

Aku hanyalah gadis biasa yang punya segelintir masalah dalam hidup.

Bersediakah kalian membaca kisahku?

Atau kalian mau membagi kisah denganku?

Mari kita saling berbagi🙂

.

“Cepat buatin laporannya dong, Cas!”

“Cassie, duitnya dimana?”

“Cassie, gue butuh data yang elu ketik kemarin!”

“Idih, Cassie lelet banget, sih.”

Selama 1 jam terakhir, pekerjaanku hanyalah mondar-mandir kesana kemari dan memenuhi berbagai perintah dari rekan-rekanku yang menjadi panitia bazaar kampus.

Hei! Padahal, disini, aku menjabat sebagai sekretaris dan bukannya pembantu umum! Bukannya berniat sombong, aku hanya merasa seperti orang yang tak berguna. Padahal, kemarin, aku sudah berkutat dengan tumpukan dokumen yang harus kuselesaikan seorang diri.

Ya Tuhan! Kuatkan saja hambamu ini.

Oke, syukurlah tak ada lagi teriakan-teriakan yang menyebut namaku. Dengan begitu, setidaknya aku bisa istirahat sejenak. Jadi, aku pun mendudukkan tubuhku di salah satu sudut ruangan khusus sekretariat bazaar. Tersedia sebuah kursi kecil dibalik dispenser. Ya, dengan duduk disini, setidaknya aku tidak terlalu terlihat, hoho~

Aku mengeluarkan botol minuman kesayanganku dari dalam tas selempang yang belum sempat kuletakkan dari tadi. Rasanya haus sekali, hingga aku segera menenggaknya sampai habis separuh.

“Cassie?”

Oke. Seseorang memanggilku sekali lagi. Rasanya, aku tak berhasil bersembunyi, ya?

Aku pun mendongakkan kepalaku dan kulihat seorang pria berdiri di hadapanku. “E-eh? Alvin?” tanyaku terbata.

Pria itu adalah Alvin, ketua panitia bazaar ini. “Ngapain kamu disini?” tanya Alvin heran.

Aku meringis kaku. “Lagi capek, pingin istirahat bentar,” ucapku malu-malu. “Nggak pa-pa kan, Vin?” tanyaku takut. Aku takut kalau Alvin memarahiku, karena bersantai-santai ria saat rekan-rekan yang lain sedang sibuk.

Alvin tersenyum ke arahku. “Nggak pa-pa, kok,” balasnya tulus.

Ya Tuhan! Kenapa aku baru nemu pria seperti Alvin, sih? Kenapa dari sekian banyak temen kampus atau rekan panitia, jarang banget aku nemu yang modelnya kayak Alvin? Baik, kalem, sabar, murah senyum, nyenengin, tapi tetep nggak kehilangan wibawanya.

“Aku tahu, kamu udah sibuk banget sejak kemarin. Wajar aja, kalo kamu istirahat dikit,” ucap Alvin. Suaranya yang lembut dan tutur katanya itu serasa menentramkan hatiku.

“Makasih ya, Vin,” balasku, lantas tertunduk, menatap botol minumanku yang berwarna merah itu memantulkan cahaya matahari.

“Seharusnya, aku yang makasih sama kamu,” timpal Alvin.

Sontak, aku pun mendongak. “Kenapa begitu?”

“Kalo nggak ada sekretarisku yang satu ini, gimana aku bisa bertahan menghadapi tugas-tugas yang berat ini?”

Dan detik berikutnya, aku merasa ada angin lembut yang menerbangkanku ke surga.

2 responses to “[Series] Buku Harian Cassie – The Boss

  1. eonni aku udah baca semua commentnya jadi satu disini yaa wkwk
    penasaran kelanjutannya sama arkha, emang cassie itu punya penyakit apa se?
    penasaran sama cowok-cowok yang deket sama cassie😄
    next part ditunggu eonn ‘-‘)/

    • Iya, nggak pa-pa🙂
      Arkha masih misterius, nih. Mungkin 2 chapter setelah ini bakalan muncul lagi.
      Cassie sakit apaan, ya? Kapan-kapan aku jelasin, deh. Sakitnya nggak begitu parah, kok😉
      Cassie semacam punya magnet utk cowo2. Makanya, banyak banget yg deketin, tapi dianya nggak begitu nyadar :3

Mind to Leave Your Trail?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s